Ponorogo (09/08/25) – Senja yang menghias langit MAN 2 Ponorogo menjadi saksi bisu sebuah babak baru dalam sejarah Majelis Ta’lim Ulul Albab. Halaman sekolah yang biasanya ramai, sore itu diselimuti suasana khusyuk dan haru, menandai momen reformasi kepengurusan yang sarat makna. Acara ini bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, melainkan sebuah peralihan amanah yang diiringi doa, restu, dan niat suci.

Acara diawali dengan sambutan dari Bapak Agung Drajatmono, Plt. Kepala MAN 2 Ponorogo, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus lama atas dedikasi dan kerja keras mereka.

“Saya percaya, pengurus baru akan mampu membawa Majelis Ta’lim Ulul Albab ke arah yang lebih baik,” ujar beliau, memberikan suntikan semangat.

Kehadiran Bapak Galih Mahartanto, Waka Kesiswaan, dan Ibu Rima Rahmawati, Pembina Majelis Ta’lim, menambah bobot acara, menunjukkan dukungan penuh dari pihak madrasah.

Puncak acara yang paling menyentuh adalah ketika pengurus baru mengucapkan ikrar dan janji kesanggupan. Dengan suara bergetar namun penuh keyakinan, mereka berjanji untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadikan majelis ta’lim sebagai wadah dakwah dan pengembangan diri yang inspiratif bagi seluruh siswa. Momen emosional berlanjut dengan prosesi siraman air bunga, sebuah ritual yang memiliki makna mendalam. Air yang mengalir ke tubuh para pengurus baru menjadi simbol penyucian diri, agar mereka siap mengabdi dengan hati yang bersih, suci, dan tanpa pamrih. Siraman ini juga diibaratkan sebagai aliran doa dan harapan dari seluruh keluarga besar MAN 2 Ponorogo.

Setelah prosesi siraman, seluruh pengurus baru melakukan sujud syukur, sebuah ekspresi kerendahan hati dan rasa terima kasih kepada Allah SWT atas karunia dan kepercayaan yang diberikan. Momen ini menjadi penutup rangkaian acara yang sakral sebelum akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan awal perjalanan mereka.

Acara ini menegaskan bahwa Majelis Ta’lim Ulul Albab bukan sekadar organisasi, melainkan keluarga yang terus tumbuh dan berevolusi. Peralihan kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk memperbarui semangat, merumuskan ide-ide segar, dan mengokohkan pondasi keislaman di lingkungan MAN 2 Ponorogo.

Nabila Saniyya Aziza XI-8 (Reporter)
Dico Prada Milano XI-8
Fadhillatun Nisa’ Alya XI-5
Esa Cakra Mukti Negara XI-5

https://gallery.manduaponorogo.sch.id

@man2ponorogo

✨ Sebuah babak baru kini dimulai 🤝 Eratkan ukhuwah 📖 Sebarkan ilmu 🌙 Jaga cahaya iman agar terus menerangi langkah 💫 Semoga setiap perubahan yang hadir menjadi jalan menuju kebaikan dan keberkahan untuk semua. MajelisTa’limMAN2Ponorogo #MAN2Ponorogo #theworldmadrasah

♬ suara asli – MAN 2 Ponorogo – MAN 2 Ponorogo

Discover more from MAN 2 Ponorogo

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.